KaltengTop.com, Puruk Cahu – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan nilai-nilai kebangsaan. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menyerukan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila dalam rangka memperingati hari ini. Ia menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Bebie menilai bahwa nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam sikap, tindakan, dan kebijakan sehari-hari. Ia berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada seremoni tahunan semata, melainkan dimaknai sebagai refleksi dan penguatan nilai kebangsaan yang harus terus ditanamkan di tengah masyarakat.
Sebagai legislator muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Bebie menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat serta mendorong pembangunan di Kabupaten Murung Raya dengan berlandaskan semangat Pancasila. Ia yakin bahwa dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, masyarakat dapat menjadi lebih kuat dan bersatu dalam menghadapi tantangan zaman.
Bebie mengajak masyarakat untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan sungguh-sungguh dan memaknai momentum ini sebagai penguat semangat kebangsaan. Ia berharap bahwa peringatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Bebie berharap masyarakat dapat semakin menyadari pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia yakin bahwa dengan kesadaran dan komitmen bersama, masyarakat dapat menjadi lebih kuat dan bersatu dalam menghadapi tantangan zaman.
Bebie mengakhiri dengan menguatkan semangat kebangsaan dan kesatuan bangsa. Ia berharap bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.(*)




