KaltengTop.com, Puruk Cahu – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., mengalihkan fokus imbauannya pada penguatan sinergi antarlembaga dan komunikasi publik yang efektif. Imbauan antisipasi bencana akibat cuaca ekstrem ini dirilis pada Jumat (05/12/2025), seiring dengan mendekatnya pergantian tahun 2025 ke 2026.
Langkah ini diambil untuk mengedepankan kesiapsiagaan di seluruh wilayah Murung Raya, dengan harapan seluruh masyarakat dapat terjamin keselamatannya dari dampak cuaca yang tidak menentu.
Kita tentu berharap tidak ada bencana yang terjadi di Murung Raya. Namun kewaspadaan sejak dini tetap harus dilakukan agar risiko dapat diminimalkan,” ujar Bebie.
Bebie menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bukanlah tugas yang bisa ditanggung oleh satu pihak saja. Ia menekankan perlunya kolaborasi dan sinergi yang kuat antara berbagai unsur di daerah tersebut.
Ia secara spesifik mengajak pemerintah daerah, perangkat desa, tim relawan, dan unsur TNI-Polri untuk terus menggalang kekuatan dan kerja sama. Koordinasi yang solid dipandangnya sebagai prasyarat untuk tindakan pencegahan yang cepat dan akurat.
“Kami mendorong pemerintah daerah, perangkat desa, relawan, dan unsur TNI–Polri untuk terus memperkuat sinergi. Dengan koordinasi yang baik, langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” kata politisi tersebut.
Tak kalah penting, ia juga meminta masyarakat agar tidak mengabaikan peran mereka dalam kesiapsiagaan ini. Warga harus proaktif memantau kondisi lingkungan sekitar mereka.
Bebie meminta masyarakat untuk segera memberikan laporan kepada aparat yang berwenang jika ada tanda-tanda yang mengarah pada situasi berbahaya. Kecepatan laporan dari masyarakat adalah kunci untuk mempercepat respons di lapangan.
“Informasi dari masyarakat merupakan bagian penting dalam mempercepat penanganan di lapangan. Jika ada tanda-tanda yang mengarah pada situasi berbahaya, jangan ragu untuk melapor,” tegasnya.
Selain laporan dari warga, ia juga mengingatkan tentang pentingnya komunikasi publik yang bertanggung jawab. Masyarakat diminta hanya berpedoman pada sumber resmi pemerintah untuk informasi terkait bencana.
Jangan mudah terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya. Pastikan selalu merujuk pada data resmi agar tidak menimbulkan kepanikan,” tambahnya. Dengan sinergi, informasi resmi, dan kewaspadaan masyarakat, Bebie berharap Murung Raya dapat menyambut tahun 2026 dengan aman.(*)




