KaltengTop.com, Puruk Cahu – Isu lingkungan menjadi perhatian serius Pemkab Murung Raya dalam rencana pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) yang dipaparkan pada Kamis (29/1/2026). Pemkab berkomitmen mengalihkan aktivitas pemotongan tradisional ke fasilitas terpadu yang lebih higienis dan ramah lingkungan.
Pj Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, menjelaskan bahwa RPHU ini akan dilengkapi dengan sistem pengolahan limbah yang terstandar. Langkah ini diambil untuk mencegah pencemaran lingkungan yang sering terjadi pada tempat pemotongan yang tersebar secara tidak teratur.
Pemkab ingin memastikan bahwa industri pangan di Murung Raya tidak merusak ekosistem sekitar. Dengan pemusatan aktivitas pemotongan di satu area terpadu, pengawasan terhadap kebersihan lingkungan dan sanitasi dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Fasilitas ini nantinya akan menjadi solusi bagi masalah bau dan limbah cair yang selama ini menjadi kendala dalam usaha pemotongan unggas. Pemerintah daerah mengedepankan konsep infrastruktur hijau yang menyeimbangkan antara kebutuhan ekonomi dan kelestarian alam.
Dinas terkait di bawah koordinasi Pemkab Mura akan bertanggung jawab memantau operasional sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di RPHU tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten.
Sarwo berharap, melalui standarisasi sanitasi ini, kualitas lingkungan di kawasan pemukiman akan semakin membaik. Pemkab optimistis pembangunan RPHU higienis ini akan menjadi standar baru bagi operasional pemotongan hewan yang bersih di masa depan.(*)




