Pesan Moral Jumat Agung, DPRD Mura Ajak Aparatur Teladani Nilai Pengorbanan

KaltengTop.com, Puruk Cahu – Mengutip khotbah Pdt. Yupri pada Ibadah Jumat Agung, anggota DPRD Kabupaten Murung Raya mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk memaknai nilai pengorbanan. Yesus disalibkan bukan karena kesalahan, melainkan sebagai bentuk pilihan sadar untuk sebuah tujuan mulia.

Filosofi pengorbanan ini menurut lembaga legislatif sangat relevan dengan etika kerja para wakil rakyat dan pejabat publik. Tugas sebagai pelayan masyarakat seringkali menuntut kepentingan pribadi untuk dikesampingkan demi kesejahteraan rakyat yang lebih besar (03/04/2026).

Pihak dewan menekankan bahwa Jumat Agung bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan refleksi mendalam atas kasih dan dedikasi. Hal ini diharapkan menjadi landasan moral bagi anggota DPRD dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kemanusiaan.

Refleksi atas kasih Tuhan yang tak terbatas harus diimplementasikan dalam bentuk pelayanan publik yang adil dan tanpa diskriminasi. Semangat ini dianggap sebagai modal dasar untuk membangun birokrasi yang bersih dan memiliki empati tinggi terhadap penderitaan warga.

Anggota DPRD yang hadir dalam ibadah tersebut menyatakan bahwa nilai-nilai spiritualitas adalah kompas dalam berpolitik. Dengan meneladani kerendahan hati, diharapkan tidak ada lagi ego sektoral yang menghambat pembangunan di Kabupaten Murung Raya.

Momentum suci ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa kekuasaan adalah amanah untuk mengabdi. Ibadah Jumat Agung menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen integritas di lingkungan lembaga legislatif Murung Raya.(*)