Kaltengtop.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menyelenggarakan forum koordinasi penting antara pemerintah daerah dan para investor. Acara yang mengundang seluruh perusahaan penanaman modal di Mura ini dilaksanakan di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Rabu (9/7/2025). Forum ini merupakan strategi Pemkab Mura untuk meningkatkan investasi dan mendorong sektor perekonomian serta pembangunan berkelanjutan di daerah.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mura. Kepala DPMPTSP, Sarwo Mintarjo, melaporkan bahwa dari 41 perusahaan yang diundang—meliputi sektor pertambangan, kehutanan, dan perkebunan—tercatat 22 perwakilan perusahaan hadir. Selain investor, pertemuan ini juga dihadiri unsur penting daerah seperti Bupati Heriyus, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Mura, Kepala Dinas, Camat, dan perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD) Mura.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa kegiatan ini sangat strategis, terutama sebagai wadah silaturahmi dan peningkatan sinergi dengan kepala dan wakil kepala daerah yang baru menjabat. Bupati Heriyus juga menekankan tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjaga dan melindungi kegiatan investasi. Beliau ingin mengenal lebih dekat dan memahami secara langsung kendala apa saja yang dihadapi para investor agar dapat dicarikan solusi bersama.
Heriyus menekankan bahwa capaian pembangunan Murung Raya selama ini tidak lepas dari peran aktif para investor. Oleh karena itu, ia berharap forum ini menjadi wadah komunikasi yang efektif. Tema yang diusung, “Sinergi Pemerintah Daerah dengan Investor untuk Pembangunan Berkelanjutan,” didasarkan pada Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021 dan PP No. 28 Tahun 2025 yang mengatur perizinan berusaha berbasis risiko.
Menutup sambutannya, Bupati Heriyus berharap pertemuan ini menghasilkan pokok kesepakatan yang menguatkan sinergi. Tujuannya adalah agar program pembangunan pemerintah daerah ke depan dapat lebih terpadu dengan kegiatan pemberdayaan yang dilakukan perusahaan. Heriyus juga berharap kegiatan koordinasi semacam ini dapat terus dilaksanakan, minimal satu kali dalam setahun, guna menjaga komunikasi yang berkelanjutan antara Pemkab Mura dan semua pihak yang berinvestasi di sana. (*)




