Dina Maulidah, Workshop Pola Asuh dan Dapur PKK Relevan dengan Kebutuhan Daerah

KaltengTop.com, Puruk Cahu – TP-PKK dan DPMD Kabupaten Murung Raya menggelar workshop “Membangun Generasi Hebat Lewat Pola Asuh dan Dapur PKK” di Aula Sekretariat TP-PKK pada Senin (6/10/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, dan dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, serta narasumber dari Kota Palembang.

Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi atas peran aktif kader PKK dalam mendukung program pemerintah, terutama peningkatan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan perempuan. Ia menekankan bahwa PKK merupakan ujung tombak pembangunan di tingkat keluarga.

Kepala Dinas DPMD, Dr. Lynda Krestiane, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader PKK dalam pengelolaan keluarga, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi rumah tangga. Dengan demikian, diharapkan kader PKK dapat mengembangkan program dapur keluarga yang mendorong pemenuhan gizi seimbang dan membuka peluang ekonomi kreatif.

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan daerah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, khususnya di kalangan perempuan. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan kemampuan keuangan, tetapi juga kualitas SDM.

Dina Maulidah juga menekankan bahwa kemandirian ekonomi keluarga merupakan kunci dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Jika perempuan dan keluarga diberdayakan dengan baik, maka pembangunan daerah akan lebih maju dan berkelanjutan.

Workshop ini diisi dengan sesi materi dan praktik langsung tentang strategi pengasuhan anak berbasis nilai keluarga, pengelolaan dapur sehat, serta inovasi olahan pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kader PKK dan membentuk keluarga-keluarga yang mandiri dan produktif.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan TP-PKK dan DPMD Kabupaten Murung Raya dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan dan keluarga.(*)