KaltengTop.com, Puruk Cahu – Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., pada acara penutupan PESPARAWI tingkat SMP dan SMA di Puruk Cahu, menjadi simbol kuat adanya keselarasan visi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mengawal pengembangan potensi pemuda daerah pada Senin, (22/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung meriah di komplek perkantoran Pemkab Murung Raya ini dinilai telah berhasil mencapai tujuannya dalam mengintegrasikan nilai-nilai akademis dengan kecakapan seni dan olahraga, menciptakan keseimbangan yang diperlukan bagi tumbuh kembang pelajar.
Rumiadi dalam pidatonya menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan buah dari kerja keras kolektif berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan yang berkomitmen penuh pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Beliau menekankan bahwa PESPARAWI bukan hanya sekadar agenda rutin di kalender pendidikan, melainkan sebuah instrumen penting untuk memperkuat kohesi sosial di kalangan siswa melalui interaksi positif dalam sebuah kompetisi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar di masa depan disampaikan oleh Rumiadi, mengingat besarnya manfaat yang dirasakan oleh para pelajar dalam mengasah mentalitas juara sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwilayah.
Kami di DPRD percaya bahwa memberikan ruang bagi kreativitas anak muda adalah investasi masa depan yang tidak akan pernah sia-sia, karena merekalah yang akan melanjutkan perjuangan membangun Murung Raya ini ke arah yang lebih maju,” pungkasnya.
Sorotan lampu panggung dan penampilan seni budaya yang ditampilkan oleh para peserta selama acara penutupan menambah kesan mendalam bagi seluruh hadirin, menunjukkan betapa dinamisnya perkembangan seni di kalangan remaja saat ini.
Rumiadi juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para peserta, memberikan motivasi agar mereka tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini dan terus berusaha meningkatkan kapasitas diri di berbagai bidang yang mereka geluti.
Prosesi penutupan yang ditandai dengan serangkaian seremoni resmi tersebut mengakhiri seluruh rangkaian kompetisi yang telah berlangsung secara intensif selama tiga hari, meninggalkan kesan positif bagi seluruh elemen pendidikan yang terlibat.(*)




