Pemkab Murung Raya Resmikan Puskesmas Lopo Mambuh, Diharapkan Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

KaltengTop.com, Puruk Cahu – Pemkab Murung Raya meresmikan Puskesmas Lopo Mambuh di Desa Mantiat Pari, Kecamatan Tanah Siang, pada Senin (13/10/2025). Acara peresmian ini secara resmi dibuka oleh Bupati Heriyus M. Yoseph, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Camat Tanah Siang, dan tokoh masyarakat.

Bupati Heriyus menyampaikan bahwa pembangunan Puskesmas Lopo Mambuh merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan merata. Ia menegaskan bahwa puskesmas ini akan menjadi pusat layanan kesehatan yang efektif bagi masyarakat sekitar, terutama di wilayah pedalaman.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus berharap puskesmas ini dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan berkualitas bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan tenaga medis dalam menjalankan tugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Suwirman Hutagalung, menjelaskan bahwa puskesmas ini akan melayani delapan desa di Kecamatan Tanah Siang. Dengan beroperasinya puskesmas baru ini, masyarakat di wilayah sekitar diharapkan dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan berkualitas.

Pemerintah daerah berencana melengkapi fasilitas Puskesmas Lopo Mambuh dengan peralatan medis modern dan memperkuat program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, seperti posyandu, imunisasi, dan pemeriksaan kesehatan rutin. Peresmian Puskesmas Lopo Mambuh ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan kesehatan masyarakat.

Dengan terselenggaranya peresmian ini, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh, terutama di wilayah pedesaan. Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berupaya memperluas jangkauan layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Puskesmas Lopo Mambuh diharapkan dapat menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat, yang memberikan layanan kesehatan yang layak dan mudah dijangkau. Dengan demikian, visi “Masyarakat Sehat, Mandiri, dan Sejahtera” dapat terwujud.(*)