KaltengTop.com, Puruk Cahu – Menghadapi siklus tahunan kenaikan harga menjelang Ramadan, Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, menekankan pentingnya kelancaran distribusi. Pada Senin (16/2/2026), ia meminta dinas terkait memastikan tidak ada hambatan logistik yang masuk ke wilayah Puruk Cahu.
Bebie menilai posisi geografis Murung Raya yang cukup jauh dari pusat distribusi utama membuat daerah ini rentan terhadap kenaikan harga jika jalur logistik terganggu. Oleh karena itu, koordinasi dengan penyedia jasa transportasi pangan harus menjadi fokus pemerintah daerah.
Ia mengingatkan bahwa keterlambatan stok hanya akan memicu kepanikan di tingkat konsumen (panic buying). Hal inilah yang sering dimanfaatkan oleh spekulan untuk menaikkan harga jual di atas rata-rata normal.
“Pengawasan distribusi barang menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas harga. Jangan sampai terjadi kelangkaan akibat distribusi yang tersendat,” urai Bebie memberikan arahan strategis bagi mitra pemerintah daerah.
Bebie optimis bahwa dengan pengawasan yang sistematis sejak dini, lonjakan harga yang ekstrim bisa diredam. Ia meminta Disperindagkop untuk bersikap proaktif dan tidak menunggu masalah muncul baru bertindak di lapangan.
Melalui upaya ini, DPRD berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa dengan harga yang terjangkau. Bebie menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah jaminan kenyamanan bagi seluruh warga Kabupaten Murung Raya.(*)




